Apakah Inhaler, Turbuhaler dan Rotahaler

1. Inhaler/MDI/Metered-Dose Inhaler

Inhaler dosis terukur atau lebih sering disebut MDI diberikan dalam bentuk inhaler aerosol dengan/tanpa spacer dan bubuk halus (dry powder inhaler) yaitu diskhaler, rotahaler, dan turbohaler. Pada umumnya digunakan pada pasien yang sedang berobat jalan dan jarang dipergunakan di rumah sakit. Cara ini sangat mudah dan dapat dibawa kemana-mana oleh pasien, sehingga menjadi pilihan utama pagi penderita asma.

MDI terdiri atas 2 bagian, yaitu bagian kotak yang mengandung zat dan bagian mouthpiece. Bila bagian kotak yang mengandung zat ini dibuka (ditekan), maka inhaler akan keluar melalui mouthpiece. Digunakan dengan cara menyemprotkan obat ke dalam mulut, kemudian dihisap agar masuk ke dalam mulut, kemudian dihisap agar masuk ke paru-paru. Pasien perlu melakukan beberapa kali agar dapat menggunakan inhaler dengan benar.




 Alat nebulizer Philips Innosphire Essence

Terapi pengobatan nebulizer untuk anak


Jika pasien kesulitan untuk melakukan gerakan menyemprotkan dan menghisap obat secara beruntun, maka dapat digunakan alat bantu spancer. Manfaat spancer adalah memungkinkan pasien menghisap obat bebrapa kali, memaksimalkan usaha agar seluruh obat masuk ke paru-paru, dan dapat membantu menekan inhaler untuk anak-anak. Untuk satu produk inhaler 60-400 dosis/semprotan.

Propelan (zat pembawa) yang bertekanan tinggi menjadi penggerak, menggunakan tabung aluminium (kanister). Partikel yang dihasilkan oleh MDI adalah partikel berukuran <5μm. Surfaktan juga digunakan untuk memberi rasa yang bisa diterima pemakai seperti lecithin, lecitsorbitol trioleate atau oleic acid. Yang terpenting pada MDI adalah katup terukur (metered valve ) yang secara akurat melepaskan partikel obat dengan dosis tertentu.

Contoh produk: Alupent, Becotide, Bricasma, Seretide, Barotec, Ventolin.

2. Turbuhaler

Digunakan dengan cara menghisap, dosis obat ke dalam mulut, kemudian diteruskan ke paru-paru. Pasien tidak akan mendapat kesulitan dengan menggunakan turbuhaler karena tidak perlu menyemprotkan obat terlebih dahulu. Satu produk turbuhaler mengandung 60-200 dosis. Ada indikator dosis yang akan memberitahu anda jika obat hampir habis.

Cara menggunakan turbuhaler adalah Putar dan lepas penutup turbohaler, pegang turbohaler dengan tangan kiri dan menghadap atas lalu dengan tangan kanan putar pegangan (grip) ke arah kanan sejauh mungkin kemudian putar kembali keposisi semula sampai terdengar suara klik, hembuskan napas maksimal di luar turbohaler, letakkan mouth piece di antara gigi, rapatkan kedua bibir sehingga tidak ada kebocoran di sekitar mouth piece kemudian tarik napas dengan tenang sekuat dan sedalam mungkin, sebelum menghembuskan napas, keluarkan turbohaler dari mulut. Jika yang diberikan lebih dari satu dosis ulangi tahapan dengan selang waktu 1 – 2 menit lalu pasang kembali tutupnya.

Contoh produknya: Bricasma, Pulmicort, Symbicort.

3. Rotahaler

Digunakan dengan cara yang mirip dengan turbuhaler. Perbedaan setiap kali akan menghisap obat, rotahaler harus diisi dulu dengan obat yang berbentuk kapsul/rotacap. Jadi rotahaler hanya berisi satu dosis, rotahaler sangat cocok untuk anak-anak dan usia lanjut.

Cara menggunakannya adalah pegang bagian mulut rotahaler secara vertikal, tangan lain memutar badan rotahaler sampai terbuka, masukan rotacaps dengan sekali menekan secara tepat ke dalam lubang empat persegi sehingga puncak rotacaps berada pada permukaan lubang, pegang permukaan rotahaler secara horizontal dengan titik putih di atas dan putar badan rotahaler berlawanan arah sampai maksimal untuk membuka rotacaps à keluarkan napas semaksimal mungkin di luar rotahaler, masukan rotahaler dan rapatkan bibir dengan kepala agak ditinggikan dengan kepala agak ditengadahkan ke belakang, hiruplah dengan kuat dan dalam, kemudian tahan napas selama mungkin, lalu keluarkan rotahaler dari mulut, sambil keluarkan napas secara perlahan-lahan.

Contoh produknya: Ventolin Rotacap.




Sumber :
  • kidshealth.org




Terima kasih untuk Like/comment FB :