Cara Menggunakan Nebulizer

Terapi inhalasi dianjurkan diberikan kepada penderita asma, penderita alergi saluran pernapasan atau penderita batuk pilek dengan slem atau lendir berlebihan. Pada dasarnya ada tiga jenis obat yang sering digunakan dalam terapi inhalasi: untuk memperbesar saluran napas, mengencerkan lendir/slem, serta antialergi. Ketiga jenis obat ini mempunyai ukuran molekul yang berbeda, sehingga pemilihan alat nebulizer harus disesuaikan.



 
Nebulizer Philips Innosphire Essence


Nebulizer portable ultrasonic Polygreen

Memilih nebulizer yang sesuai

Jenis nebulizer ultrasound nebulizer sering menjadi pilihan utama dalam pemberian terapi inhalasi pada anak-anak karena memiliki keunggulan menghasilkan uap yang banyak dan memberikan waktu terapi singkat serta tidak mengeluarkan suara berisik. Namun, kita harus hati-hati karena alat ini tidak efektif untuk kebanyakan obat antialergi yang mempunyai molekul lebih besar. Jet nebulizer menjadi pilihan terbaik karena bisa membawa semua jenis obat walaupun bising.

Hal pertama yang harus diperhatikan saat melakukan terapi inhalasi adalah penggunaan selang dan masker untuk masing-masing pasien guna menghindari infeksi silang. Ikuti resep yang dianjurkan oleh dokter. Jangan memakai resep yang diberikan pada saat sakit sebelumnya, kecuali memang disetujui dokter. Tanyakan pada terapis, apakah obat yang diberikan dapat dicampur menjadi satu, karena ada beberapa jenis obat yang sebaiknya diberikan terpisah.

 

Cara menggunakan nebulizer tahap demi tahap

Pada saat mesin dihidupkan, tarik napas dalam perlahan-lahan dengan mulut, tahan 2-3 detik, kemudian hembuskan kembali. Pada anak-anak, cukup dianjurkan bernapas normal dan usahakan agar si anak tidak menangis karena akan mengurangi efektivitas terapi. Jangan bernapas cepat untuk mencoba menghirup seluruh uap yang dihasilkan, karena akan menyebabkan rasa pusing, gemetar, dan mual. Jika ini terjadi, hentikan mesin dan istirahat selama lima menit sebelum melanjutkan terapi kembali.

Terapi inhalasi biasanya berlangsung selama 10-15 menit. Obat pengencer lendir kadang dapat menyebabkan peningkatan frekuensi batuk sampai beberapa saat setelah terapi. Hal ini wajar karena batuk adalah suatu reaksi refleks untuk mengeluarkan lendir yang sudah diencerkan saat terapi.

Setelah inhalasi, fisioterapis akan membaringkan anak pada posisi tertentu sesuai dengan kebutuhan. Tanyakan pada dokter, paru-paru sebelah mana yang banyak lendirnya. Prosedur ini harus selalu dilakukan untuk menghindari sesak napas setelah inhalasi. Pemakaian modalitas pemanasan, seperti infrared (irr) atau diathermi (mWd) hanya diperlukan untuk kasus-kasus tertentu.

Setelah selesai terapi, cuci muka untuk menghindari iritasi akibat sisa-sisa obat yang menempel. Cuci serta simpan selang dan masker untuk pemakaian selanjutnya. Kebanyakan masker dibuat untuk pemakaian 6-10 kali.

 

Kesimpulan cara menggunakan nebulizer

Jadi dapat disimpulkan bahwa cara menggunakan nebulizer meliputi tahapan sebagai berikut:
  1. Letakkan kompresor udara pada permukaan yang mendukung untuk beratnya. Lepaskan selang dari kompresor.
  2. Sebelum melakukan perawatan ini, cuci tangan terlebih dahulu dengan subun kemudian keringkan.
  3. Hati-hati dalam menghitung pengobatan  secara tepat sesuai dengan perintah dan letakkan dalam tutup nebulizer.
  4. Pasang/ gunakan tutup nebulizer dan masker atau sungkup.
  5. Hubungkan pipa ke kompresor aerosol dan tutup nebulizer.
  6. Nyalakan kompresor untuk memastikan alat tersebut bekerja dengan baik.
  7. Duduk dalam posisi tegak baik dalam pangkuan atau kursi.
  8. Apabila menggunakan masker, letakkan dalam posisi yang tepat dan nyaman pada bagian wajah.
  9. Apabila menggunakan (mouthpiece) letakkan secara tepat antara gigi dan lidah.
  10. Bernafaslah secara normal lewat mulut. Secara periodik ambil nafas dalam dan tahan selama 2 sampai 3 detik sebelum melepaskan nafas.
  11. Lanjutkan perawatan ini sampai obat habis (antara 9 sampai 10 menit).
  12. Apabila pasien merasa pusing atau gelisah, hentikan perawatan dan istirahat selama kurang lebih 5 menit.
Selanjutnya cara menggunakan nebulizer kompresor silahkan saksikan video dibawah ini :

Video cara menggunakan nebulizer kompressor



Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber : 

  • webkesehatan.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :