Nebulizer Pada Anak

Kadang-kadang gejala alergi anak-anak tidak berhenti. Gejala alergi tersebut bisa ditandai dengan hidung tersumbat dan mata berair. Jika anak memiliki asma, alergi dapat memperparah asma tersebut. Bentuk paling umum dari pencetus asma adaalah paparan alergen seperti serbuk sari dan debu yang dapat menyebabkan saluran pernapasan menjadi bengkak dan meradang. Alergi masa kanak-kanak yang memicu asma dapat menyebabkan mengi, sesak napas, dan kesulitan bernapas.


Terapi pengobatan nebulizer pada anak

Nebulizer Omron NE-C28


Ketika hal itu terjadi, dokter anak mungkin meresepkan penggunaan mesin pernapasan yang disebut nebulizer. Berikut merupakan beberapa informasi mengenai keuntungan dari menggunakan nebulizer.

Apa itu Nebulizer?


Sebuah nebulizer adalah mesin yang digunakan untuk memberikan obat asma ke paru-paru. Hal ini dilakukan dengan mengubah obat cair menjadi kabut. Kabut kemudian dapat dihirup.

Obat apa yang Disampaikan Dengan Nebulizer?


Ada beberapa jenis obat-obatan asma alergi yang dapat disampaikan oleh nebulizer. Obat-obat tersebut diantaranya:
  • Kortikosteroid inhalasi. Obat ini telah digunakan selama lebih dari setengah abad. Kortikosteroid mengurangi peradangan bagian pernapasan, pembengkakan saluran bronchial, dan kelebihan produksi lendir.
  • Bronkodilator. Obat ini sering digunakan sebagai dasar pengobatan gangguan pernapasan yang dibutuhkan pasien pada umumnya. Bronkodilator digunakan untuk mengatasi gejala asma.
  • Obat non-steroid anti-inflamasi. Obat ini mengurangi peradangan pada saluran pernapasan. Meskipun obat ini memiliki beberapa efek samping, tetapi tidak mengganggu obat kortikosteroid inhalasi. 

Siapa yang Harus Menggunakan Nebulizer?


Beberapa kelompok orang bisa mendapatkan keuntungan dari terapi nebulizer di rumah. Misalnya, terapi ini sangat efektif dalam memberikan obat asma pada bayi dan anak-anak. Nebulizer juga efektif bagi siapa saja yang tidak dapat menggunakan inhaler asma dengan spacer.

Sebuah nebulizer bisa menjadi sangat efektif untuk mengelola alergi asma, bahkan berpotensi menyelamatkan nyawa. Walaupun nebulizer hanya efektif bila digunakan dengan benar. Bila digunakan secara tidak benar, nebulizer dapat berkontribusi terhadap masalah medis yang serius.

Beberapa orang membuat kesalahan dengan menggunakan nebulizer hanya untuk memberikan bronkodilator sekali saja sebagai penanganan yang cepat. Hal ini merupakan tindakan yang digunakan pada "penyelamatan" dasar untuk mendapatkan kontrol atas serangan asma. Namun, dokter umumnya meresepkan penggunaan rutin nebulizer untuk memberikan steroid inhalasi. Tujuannya adalah untuk mencegah serangan asma.

Anda mungkin tergoda untuk melupakan pengobatan nebulizer ketika anak Anda tidak menunjukkan gejala alergi atau tanda-tanda asma. Tetapi untuk menjaga asma dari semakin buruk, sangat penting untuk mengikuti petunjuk dokter tentang bagaimana dan kapan harus menggunakan mesin nebulizer. Berikut adalah panduan untuk membantu anak Anda menggunakan nebulizer.

Sebelum Anda mulai, pastikan bahwa Anda mengumpulkan semua bahan yang Anda butuhkan. Bahan ini termasuk kompresor udara, kompresor tabung, masker atau corong, obat dan cup nebulizer.

Setelah Anda mengumpulkan bahan, yang Anda lakukan adalah menempatkan unit kompresor udara pada permukaan yang stabil. Selanjutnya, Anda dan anak Anda berdua harus mencuci tangan dengan bersih sebelum mulai menggunakan nebulizer.

Cara menggunakan nebulizer pada anak

Berikut adalah langkah-langkah jika anda harus membantu anak Anda mulai menggunakan nebulizer:
  1. Ukur obat asma sesuai dengan resep dokter atau apoteker.
  2. Tempatkan obat di cup nebulizer. 
  3. Pasang cangkir ke masker corong.
  4. Sekarang, gunakan pipa untuk menghubungkan kompresor udara dan cangkir nebulizer
  5. Sebelum Anda meletakkan masker pada anak Anda, aktifkan kompresor. Periksa untuk memastikan alat itu berfungsi dengan baik. Jika Anda melihat kabut yang datang melalui tabung ke corong, berarti mesin itu bekerja.
  6. Mintalah anak Anda duduk di kursi atau di pangkuan Anda, posisi ini merupakan posisi yang paling nyaman untuk anak.
  7. Pakaikan masker dengan lembut pada wajahnya, atau jika Anda menggunakan corong, masukkan di antara gigi anak Anda. Pastikan bibir anak Anda ditutup sekitar corong.
  8. Sekarang anak Anda mendapatkan pengobatan alergi asma yang dia butuhkan.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • rxlist.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :