Penggunaan Nebulizer untuk Asma

Nebulizer untuk terapi asma juga dikenal sebagai inhalasi, merubah obat asma dari cairan ke bentuk kabut sehingga dapat lebih mudah terhirup ke dalam paru-paru. Terapi nebulizer dapat dilakukan di rumah dan sangat efektif dilakukan pada bayi, anak-anak maupun orang dewasa.  Untuk mendapatkan obat asma yang diberikan menggunakan nebulizer, anda perlu resep dari dokter.


Terapi pengobatan nebulizer pada dewasa

Alat nebulizer merk ABN Compamist

Bagaimana Cara Menggunakan Nebulizer Di Rumah?

Pertama, yang perlu disediakan adalah sebagai berikut:
  1. Kompresor udara
  2. Nebulizer cup
  3. Masker atau corong
  4. Obat (baik botol dosis satuan atau botol dengan alat ukur)
  5. Kompresor tabung.
Peralatan diatas biasanya sudah tersedia lengkap apabila anda membeli alat nebulizer baru. Setelah peralatan tersedia, langkah-langkah penggunaannya  adalah :
  1. Tempatkan kompresor udara pada permukaan yang kokoh yang akan mendukung beratnya. Pasang kabel listrik dari kompresor dengan benar.
  2. Sebelum pengobatan asma, cuci tangan dengan sabun dan air dan keringkan.
  3. Hati-hati dalam mengukur obat. Ukur obat persis seperti yang telah disarankan oleh dokter dan tempatkan obat ke dalam cangkir nebulizer. Kebanyakan obat sekarang ini tersedia dalam sediaan botol dosis satuan sehingga pengukuran tidak diperlukan. Jika masih diukur, gunakan alat pengukur bersih dan terpisah untuk setiap obat.
  4. Pasang cangkir nebulizer dan masker atau corong.
  5. Hubungkan pipa untuk kedua kompresor aerosol dan cangkir nebulizer.
  6. Hidupkan kompresor untuk memastikan alat itu bekerja dengan benar. 
  7. Pasien duduk tegak di kursi yang nyaman. Jika perawatan ini untuk anak, ia mungkin duduk di pangkuan orangtua. Jika menggunakan masker, dengan posisi duduk dapat membuat anak nyaman dan aman. Jika menggunakan corong, letakkan di antara gigi tutup bibir disekitar corong.
  8. Ambil napas lambat dan dalam-dalam. Jika mungkin, tahan napas masing-masing selama 2-3 detik sebelum napas keluar. Hal ini memungkinkan obat untuk menetap ke dalam saluran pernapasan.
  9. Lanjutkan pengobatan sampai obat habis (rata-rata 10-15 menit). Nebulizer akan bersuara gemuruh jika obat habis dan didalam cup hanya akan terdapat sedikit obat yang tersisa.
  10. Jika terasa pusing atau gelisah, hentikan pengobatan selama sekitar 5 menit. Lanjutkan pengobatan, dan mencoba untuk bernapas lebih lambat. Jika pusing atau gelisah terus terjadi selama pengobatan hentikan pengobatan dan konsultasi ke dokter.
  11. Selama pengobatan, jika ada obat menempel pada dinding cup nebulizer, goyangkan cup untuk melonggarkan tetesan.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Pengobatan dengan Nebulizer?

Setelah obat dalam cup nebulizer habis, sebelum disimpan buka dan bersihkan nebulizer dengan benar. Berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk mencuci nebulizer setelah digunakan yaitu:
  1. Buka cup nebulizer dan bersihkan secara keseluruhan dengan air dan sabun, tetapi jangan mencuci tabung kompresor udara karena dapat mengakibatkan arus pendek listrik.
  2. Keringkan dengan menaruhnya ditempat yang bersih.
  3. Setelah kering, simpan cup nebulizer dan tabung dalam kantong plastik.
  4. Seminggu sekali, bersihkan cup nebulizer dengan air hangat untuk menghilangkan sisa obat yang menempel. Mintalah pada dokter untuk bimbingan cara pembersihan yang tepat.
  5. Periksa filter pada nebulizer sebulan sekali dan ganti jika filter berubah warna atau telah menjadi kotor.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :

  • penyakitasma.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :