Alat Uap Bayi

Alat uap bayi atau yang lebih dikenal dengan sebutan alat nebulizer merupakan sebuah alat yang digunakan untuk merubah obat yang berbentuk cairan menjadi uap atau kabut yang kemudian dihisap oleh pasien agar masuk ke dalam paru-parunya. Alat uap bayi biasanya digunakan untuk mengatasi gejala infeksi saluran penapasan atas (ISPA) yang ditandai dengan peradangan disertai batuk, pilek, adanya dahak, hal tersebut dapat menyebabkan terganggunya kebersihan jalan napas sehingga membuat aliran oksigen ke paru-paru tidak lancar. Untuk membersihkan dan mengluarkan dahak tersebut caranya yaitu dengan menjadikan dahak tersebut menjadi lebih encer dan inilah fungsi pemberian nebulizer melalui alat uap bayi.


Alat Uap Bayi
alat nebulizer philips

Pada umumnya nebulizer merupakan sebuah cairan yang diberi obat bronkodilator dan ekspektoran. Bronkodilator merupakan sebuah obat yang memiliki fungsi untuk melebarkan otot-otot saluran pernapasan, sedangkan ekspektoran merupakan sebuah obat yang berfungsi sebagai pengencer dahak. Kemudian cairan tersebut akan diubah menjadi uap oleh alat uap bayi sehingga dapat dihirup. Dengan memberikan obat yang diberikan dengan bantuan alat uap bayi obat akan dapat cepat meresap, dahak akan lebih encer dan saluran pernapasan lebih meluas sehingga dahak akan mudah keluar.

Terdapat beberapa alat uap bayi yang dapat digunakan. Berikut ini beberapa jenis alat nebulizer yang terdapat dipasaran.

1. Nebulizer ultrasonik

Nebulizer ultrasonik merupakan alat nebulizer yang menggunakan getaran tertentu untuk mencampur obat dan udara. Hasil yang dikeluarkan oleh alat nebulizer ini yaitu uap kabut yang mengandung obat, kemudian uap tersebut dihisap kedalam paru-paru oleh pasien.

Nebulizer ultrasonik ini memiliki kelebihan yaitu suara yang lebih lembut dan partikel yang dihasilkan lebih kecil sehingga akan lebih mudah diserap oleh paru-paru.

2. Nebulizer kompressor

Sesuai dengan namanya, alat nebulizer ini menggunakan pompa untuk mendorong udara, kemudian udara tersebut dialirkan melalui selang ke wadah obat. Didalam wadah obat tersebut terdapat campuran antara obat yang berbentuk cairan dan udara sehingga terbentuk uap dan kabut yang kemudian dapat dihirup masuk ke dalam paru-paru oleh pasien. Partikel yang dihasilkan oleh alat nebulizer ini cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan nebulizer ultrasonik dan suara yang dihasilkan lebih kasar daripada nebulizer ultrasonik.


Cara menggunakan alat uap bayi atau nebulizer


Untuk menggunakan alat nebulizer terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Barang-barang yang harus dipersiapkan antara lain sebagai berikut:

  • Obat yang diberikan dokter sesuai dengan dosis yang telah ditentukan
  • Nebulizer cup (cangkir yang digunakan untuk memasukan obat)
  • Masker atau corong mulut
  • Alat nebulizer

Langkah-langkah yang dilakukan untuk menggunakan alat nebulizer antara lain sebagai berikut:

  • Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan nebulizer
  • Isi nebulizer cup dengan obat yang telas disediakan sesuai dosis yang yang telah ditentukan oleh dokter.
  • Hubungkan corong atau masker ke nebulizer cup
  • Hubungkan selang dari kompressor ke nebulizer cup
  • Setelah itu, nyalakan alat nebulizer
  • Letakkan corong atau masker ke mulut, kemudian bernapaslah dengan mulut (jika menggunakan corong) hingga obat dalam nebulizer cup habis. Pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit sampai obat dalam cup habis.
  • Setelah obat habis, bersihkan nebulizer cup dan corong atau masker dengan air, lalu keringkan untuk dapat digunakan kembali pada pengobatan selanjutnya.


Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila bayi Anda mengalami asma dan sering menggunakan alat uap bayi yaitu hindari pemicu atau alergennya, seperti ikan laut, cokelat, debu, bulu binatang , AC kotor atau terlalu dingin, dan sebagainya. Jika serangan asma datang, segera minum persediaan obat asma yang diresepkan dokter.





Oleh : Bidan Sulis
Sumber:

  • alatnebulizer.com
  • okezone.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :