Bisolvon Nebulizer

Bisolvon nebulizer merupakan salah satu obat nebulizer yang banyak digunakan untuk mengatasi gejala penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). bisolvon nebulizer merupakan sebuah obat yang memiliki fungsi untuk mengencerkan dahak. Dengan menggunakan bisolvon nebulizer ini dahak akan menjadi lebih encer sehingga dapat dengan mudah untuk dikeluarkan. Untuk menggunakan bisolvon nebulizer ini tentunya dibantu dengan alat nebulizer agar lebih mudah memasukannya ke dalam saluran pernapasan.


Bisolvon Nebulizer
Alat nebulizer Philips

Dosis bisolvon nebulizer

Dosis yang dianjurkan dalam penggunaan bisolvon nebulizer ini tentunya berbeda antara dosis yang diberikan untuk anak-anak dan dosis yang diberikan untuk dewasa. Dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa yaitu 10 tetes/1 cc. Sedangkan dosis yang doanjurkan untuk anak-anak 2 tetes/5 kg BB (berat badan). Untuk lebih mengetahui dosis yang tepat dalam menggunakan bisolvon nebulizer lakukanlah konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Selain bisolvon nebulizer, obat nebulizer yang juga dapat digunakan untuk mengatasi gejala ISPA. Obat nebulizer yang lainnya antara lain sebagai berikut:

  • Ventolin
Ventolin merupakan obat nebulizer yang memiliki komposisi salbutamol sufonate dimana obat ini memiliki indikasi untuk penanganan dan pencegahan serangan asma, penanganan rutin bronskospasme kronik yang tidak memberi respon terhadap terapi konvensional, asma berat akut (status asmatikus). Untuk menggunakan obat ini harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Pada umumnya dosis yang dianjurkan dalam menggunakan obat ini yaitu pada anak-anak dan dewasa awalnya dapat diberikan 2,5 mg kemudian dapat ditingkatkan sampai 5 mg. Dapat diulangi 4 kali sehari menggunakan nebulizer. Obstruksi saluran napas berat dapat diberikan sampai 40mg/hari. Kemudian efek samping yang dapat disebabkan akibat obat nebulizer ini yaitu tremor, sakit kepala, takikardi, iritasi mulut dan tenggorokan, kram otot.

  • Atroven
Atroven merupakan sebuah obat nebulizer yang memiliki fungsi untuk melonggarkan saluran pernapasan. Atroven merupakan obat yang memiliki komposisi ipratropium bromide. Obat ini merupakan obat antikolinergik yang diberikan dalam bentuk aerosol dan bersifat bronkodilator. Dalam menggunakan obat ini terdapat dosis yang dianjurkan pada orang dewasa dan anak-anak. Dosis yang diberikan pada orang dewasa lebih dari 14 tahun yaitu 0,4 – 2 ml/hari sebanyak 3-4 kali sedangkan untuk anak-anak 6-14 tahun yaitu 0,4 – 1ml/hari 3-4 kali.

  • Combiven
Combiven adalah obat nebulizer yang merupakan kombinasi untuk melonggarkan saluran pernapasan. Obat ini merupakan kombinasi dari ipratropium dan salbutamol sulfonate. Adapun dosis yang dianjurkan dalam penggunaan obat ini yaitu untuk orang dewasa sebanyak 1 unit vial 3-4 kali/hari.

  • Inflamid
Inflamid merupakan salah satu obat nebulizer yang memiliki fungsi sebagai obat anti radang yang memiliki kandungan benoxaprofen.

  • NaCl
NaCl merupakan obat nebulizer yang digunakan untuk mengencerkan dahak. Cairan NaCl dapat digunakan pada pasien yang menderita asma berat, setelah dilakukan terapi inhalasi dengan bronkodilator dengan cara menggunakan NaCl 0,9% memakai nebulizer selama 20-30 menit. 3-4 kali dalam sehari.

Bisolvon nebulizer hanya satu dari sekian banyak obat nebulizer yang berada di pasaran yang dapat digunakan untuk meredakan gejala akibat infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Untuk mengetahui obat mana yang cocok/sesuai dengan gejala yang Anda alami, lakukanlah kolsultasi dengan dokter. Patuhi aturan dosis yang diberikan sesuai dengan anjuran yang telah diberikan oleh dokter. Setiap obat yang digunakan memiliki dosis yang berbeda-beda pada setiap orang sesuang dengan kebutuhan atau tingkat keperluan dalam mengatasi gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).




Oleh : Bidan Sulis
Sumber:
  • alatnebulizer.com
  • apotikanatar.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :