Obat Ventolin

Obat ventolin adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit asam yang digunakan menggunakan alat nebulizer. Obat ventolin memliki indikasi untuk penanganan dan pencegahan serangan asma, penanganan rutin bronkospasme kronik yang tidak memberi respon terhadap terapi konvensional; asma berat akut (status asmatikus). Obat ventolin ini jga memiliki kontra indikasi yaitu penanganan persalinan prematur seperti plasenta previa, toksemia atau perdarahan antepartum gravidarum, abortus yang mengancam selama kehamilan trimester 1 dan 2. Selain itu obat ini juga memiliki efek samping tremor, sakit kepala, takikardi, iritasi mulut dan tenggorokan, kram otot.


nebulizer polygreen


Dalam penggunaan obat ini terdapat beberapa perhatian yang harus diwaspadai yaitu penggunaan bersama dengan derivat xantin dapat menyebabkan asma berat akut, glaukoma sudut tertutup akut tirotoksikosis, diuretik dan steroid. Pada pasien yang memiliki kasus hipokalemia awasi kadar K serum. Bagi ibu hamil dan menyusui juga harus diawasi dalam penggunaan obat ini serta hindari kontak langsung dengan uap atau larutan obat ini. Obat ventolin memilki komposisi salbutamol sulfonate dimana salbutamol Obat ventolin dapat digunakan oleh semua umur namun dosis yang diberikan tentunya akan berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan.

Dosis obat ventolin

Untuk dosis obat ventolin pada anak-anak yang berusia 4-11 tahun, dosis yang diberikan yaitu 2,5 mg sampai 5 mg, diberikan sebanyak 4 kali dalam sehari. Dosis obat ventolin sebanyak 2,5 mg - 5 mg, diberikan kepada orang dewasa (termasuk orang tua) yang diberikan sebanyak 4 kali sehari. peningkatan dosis hingga 40 mg per hari harus berada dibawah pengawasan medis yang ketat yang biasanya dilakukan di rumah sakit yang diberikan untuk dosis orang dewasa. Bagi anak-anak yang barusia 12 tahun keatas, dosis yang diberikan sesuaikanlah dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Untuk pemberian pada anak-anak yang berusia dibawah 4 tahun, sebaiknya tidak terlalu disarankan menggunakan obat ini akan dirasa lebih tepat. Pada bayi yang berusia dibawah 18 bulan efikasi klinis salbutamol tidak pasti, dapat terjadi hipoksia menetap sehingga dalam pemberian oksigen tambahan harus dipertimbangkan.

Obat Ventolin merupakan sebuah obat yang berbentuk cairan yang murni tanpa tambahan zat lain. Namun apabila penggunaan obat ini digunakan dalam waktu yang cukup lama sekitar lebih dari 10 menit, maka akan dibutuhkan cairan saline steril normal sebagai cairan tambahan yaitu. Obat ventolin digunakan secara inhalasi dimana obat yang asalnya berbentuk cairan ini akan diubah dengan menggunakan alat nebulizer menjadi uap untuk dihirup oleh pasien agar mudah masuk ke dalam paru-paru. Obat ini tidak diberikan secara oral dan parenatal.

Keteraturan dalam penilaian medis, termasuk pengujian fungsi paru-paru sangat dibutuhkan dalam menangani penyakit asma berat dikarenakan penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Untuk penanganannya bukan hanya dengan menggunakan Bronkodilator saja. Pada pasien ini, dalam pengunaan dosis maksimum yang dianjurkan pada obat kortikosteroid inhalasi dan atau terapi kortikosteroid oral harus dipertimbangkan oleh dokter .

Apabila dalam penggunaan obat ventolin ini dirasakan tidak cocok bagi pasien, masih terdapat obat nebulizer lainnya yang dapat digunakan oleh pasien. Sangatlah baik bagi setiap pasien untuk melakukan konsultasi dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat nebulizer. Dengan melakukan hal tersebut, dokter akan memberikan obat dan dosis yang sesuai bagi pasien, karena setiap pasien memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam menggunakan obat nebulizer untuk mengatasi dan mencegah serangan asma yang menyerangnya.







Oleh : Bidan Sulis
Sumber:

  • alatnebulizer.com
  • apotikantar.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :