Combivent Nebulizer

Combivent nebulizer merupakan salah satu obat nebulizer yang berada di pasaran. combivent nebulizer merupakan sebuah obat nebulizer yang merupakan sebuah kombinasi dari ipratropium yang biasanya terdapat pada atroven dan salbutamol sufate yang pada umumnya terdapat pada ventolin. combivent nebulizer ini memiliki fungsi untu melonggarkan saluran pernapasan sehingga dapat melegakan pernapasan, mengurangi hambatan akan keluar masuknya oksigen yang melewati saluran pernapasan.


Combivent Nebulizer
alat nebulizer


Dosis Combivent Nebulizer

Bagi dewasa, dosis combivent nebulizer yang disarankan yaitu sebanyak 1 unti viat 3-4 kali/hari. Dalam mengkonsumsi obat ini haruslah sesuai dengan dosis yang disarankan.

Selain combivent nebulizer, terdapat obat nebulizer lain yang daoat menjadi pilihan lain untuk mengatasi penyakit asma. Obat nebulizer tersebut antar lain sebagai berikut:

  • Atroven nebulizer

Atroven merupakan sebuah obat nebulizer yang memiliki kandungan ipratropium bromide. Atroven ini merupakan antikolinergik yang diberikan dalam bentuk aerosol dan bersifat bronkodilator. Adapun dalam pemberian obat ini, terdapat dosis yang harus diperhatikan yaitu pada orang dewasa 3-4 kali 0,4-2 ml/hari sedangkan untuk anak-anak yang berusia 6-14 tahun 3-4 kali 0,4–1 ml/hari.

  • Ventolin nebulizer

Ventolin juga merupakan obat nebulizer yang lainnya. Obat ini memiliki kandungan salbutamol sulfonate. Obat ini memiliki indikasi untuk penanganan dan pencegahan serangan asma, penanganan rutin bronkospasme kronik yang tidak memberi respon terhadap terapi konvensional. Adapun dosis yang dianjurkan yaitu bagi dewasa dan anak-anak pada awalnya dapat diberikan sebanyak 2,5 mg, kemudian dapat ditingkatkan sampai 5 mg. Dapat diulangi sebanyak 4 kali sehari dengan nebulizer. Bagi obstruksi saluran pernapasan berat untuk dewasa dapat doberikan sampai 40mg/hari.

  • Berotex nebulizer

Berotex merupakan obat nebulizer yang memiliki fungsi untuk melegakan saluran pernapasan dengan cara melonggarkan saluran pernapasan sehingga oksigen yang keluar masuk melalui saluran pernapasan tidak mengalami hambatan. Adapun dosis yang dianjurkan dalam pemberian berotex ini yaitu pada orang dewasa dan anak-anak yang berusia lebih dari 12 tahun yang memiliki asma akut diberikan sebanyak 0,5ml/10 tetes, sedangkan pada kasus yang berat kemungkinan diperlukan pemberian dosis yang lebih tinggi yaitu sebanyak 1-1,25ml/20-25 tetes.

  • Pulmicort nebulizer

Pulmicort adalah obat nebulizer yang merupakan perpaduan antara obat anti radang dengan obat yang berfungsi untuk melonggarkan saluran napas. Obat ini mengandung bahan aktif budesonide.

  • Bisolvon nebulizer

Bisolvon nebulizer merupakan salah satu obat nebulizer yang banyak digunakan untuk mengatasi gejala penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). bisolvon nebulizer merupakan sebuah obat yang memiliki fungsi untuk mengencerkan dahak. Dengan menggunakan bisolvon nebulizer ini dahak akan menjadi lebih encer sehingga dapat dengan mudah untuk dikeluarkan. Untuk menggunakan bisolvon nebulizer ini tentunya dibantu dengan alat nebulizer agar lebih mudah memasukannya ke dalam saluran pernapasan. Dosis yang dianjurkan dalam penggunaan bisolvon nebulizer ini tentunya berbeda antara dosis yang diberikan untuk anak-anak dan dosis yang diberikan untuk dewasa. Dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa yaitu 10 tetes/1 cc. Sedangkan dosis yang doanjurkan untuk anak-anak 2 tetes/5 kg BB (berat badan). Untuk lebih mengetahui dosis yang tepat dalam menggunakan bisolvon nebulizer lakukanlah konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Terdapat berbagai macam obat nebulizer yang dapat digunakan seperti yang telah dijelaskan diatas. Namun dalam memilih obat nebulizer tersebut janganlah sembarangan. Ada baiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu dalam memilih obat nebulizer dan dosis yang diperlukan.







Oleh : Bidan Sulis
Sumber:

  • apotikantar.com
  • alatnebulizer.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :