Dosis Ventolin Nebulizer untuk Bayi

Dalam memberikan dosis ventolin nebulizer untuk bayi janganlah sembarangan. dosis ventolin nebulizer untuk bayi dapat diberikan sesuai dengan arahan atau anjuran yang disarankan oleh dokter. Dalam menentukan dosis ventolin nebulizer untuk bayi biasanya dipengaruhi juga oleh berat badan bayi, dengan kata lain pemberian dosis ventolin nebulizer untuk bayi berbanding lurus dengan berat badan bayi. Jika bayi memiliki berat badan yang cukup berat maka dosis ventolin nebulizer untuk bayi akan lebih banyak dibandingkan dengan bayi yang memiliki berat badan kurang. Untuk lebih jelasnya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai dosis ventolin nebulizer untuk bayi.

Informasi harga dan pembelian ALAT NEBULIZER klik disini

dosis ventolin nebulizer untuk bayi
 Nebulizer Portabel ultrasonic Polygreen

dosis ventolin nebulizer untuk bayi
  Nebulizer kompresor Philips

dosis ventolin nebulizer untuk bayi
Nebulizer kompresor Omron NE-C801

dosis ventolin nebulizer untuk bayi
Nebulizer omron NE-C29


Ventolin nebulizer merupakan obat nebulizer yang dapat digunakan untuk terapi inhalasi. Terapai inhalasi merupakan sebuah cara untuk mengubah obat nebulizer yang berbentuk cairan menjadi partikel kecil uap (resipirable aerosol) yang dapat mencapai sasarannya untuk dihirup oleh pasien, sehingga partikel obat tersebut akan mudah masuk ke dalam saluran pernapasan. Yang menjadi sasaran obat dalam menggunakan terapi inhalasi yaitu seluruh bagian dari sistem pernapasan yang dimulai dari hidung, trakea, bronkus, hingga saluran pernapasan yang terkecil (bronkiolus) bahan bisa juga mencapai alveolus.

Dosis Ventolin Nebulizer untuk Bayi atau Anak dengan Asma

Dalam menangani asma ringan/sedang pada anak terdapat dosis obat yang dapat diberikan sebagai berikut:
  • Ventolin
Ventolin nebulizer diberikan kepada anak yang berumur kurang dari 5 tahun sebanyak 2,5 mg (1 ampul), dan bagi anak yang berumur lebih dari 1 tahun dapat diberikan sebanyak 2,5 mg (2 ampul) selama 10 menit. Nebulizer dapat diberikan kepada`anak jika asmanya kambuh.
  • Salbutamol
Obat salbutamol dapat diberikan bagi anak yang berusia 1-5 tahun sebanyak 4 x 1 mg, dan jika anak berusia lebih dari 5 tahun dapat diberikan obat salbutamol sebanyak 4 x 2 mg.
  • Prednison table
Prednison tablet dapat diberikan apabila anak tidak mengalami muntah-muntah. Dosis prednison tablet dapat diberikan sebanyak 2 x 1 mg/kg. Maksudnya, dosis obat ini diberikan tergantung dari berat badan anak tersebut. misalnya, jika anak memiliki berat badan 10 kg maka dosis obat yang dibeerikan yaitu 1 mg x 10 kg yaitu 10 mg. Kemudian dosisnya menjadi 2 x 10 mg.
  • Aminophylline tablet atau bronsolvan sirup
Obat ini dapat diberikan pada anak yang berusia lebih dari 3 tahun yang menderita asma sedang (sering terdapat gejala sesak napas di rumah, atau anak tersebut mebutuhkan nebulizer di rumah sakit).
  • Antibiotik oral
Obat ini dapat diberikan apabila terdapat kemungkinan terdapat infeksi saluran nafas (misalnya panas tinggi pada anak).

Pada asma berat dosis obat yang dapat diberikan yaitu sebagai berikut:
  • Ventolin
Obat ventolin tersebut harus dicampurkan dengan NaCl sebanyak 4 cc saat masukan nebulizer.
  • Dexamethasone
Dosis dexamethasone yang dapat diberikan yaitu 1 x 0,5 mg/kg/berat badan. Misalnya jika anak memeiliki berat badan 10 kg, maka dosis yang diberikan yaitu 0,5 mg x 10 mg = 5 mg. Dalam 1 ampul dexamethasone terdapat 1 cc (5 mg).
  • Amniophylline
Sebelum menggunakan obat ini lebih baik berikan “loading dose”. Dosis yang diberikan bagi loading dose yaitu 5 mg/kg/berat badan. Jika anak memiliki berat badan 10 kg, loading dosenya 5 mg x 10 kg = 2 cc (dalam 1 cc amniophylline terdapat 2 mg).

Dalam menentukan dosis obat yang sesuai maka lakukanlah konsultasi dengan dokter. Dengan melakukan konsultasi terlebih dahulu, penggunaan obat untuk mengatasi serangan asma akan sangat efektif.



Oleh : Bidan Sulis
Sumber:
  • alatnebulizer.com
  • apotikantar.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :