Nebulisasi

Nebulisasi ialah pemberian terapi atau pengobatan menggunakan alat nebulizer. Nebulisasi ini menjadi bagian dari fisioterapi dari paru-paru atau chest physiotherapy. Nebulisasi ini dilakukan dengan memberikan obat melalui alat nebulizer. Alat nebulizer ini dapat mengubah obat dari bentuk cair menjadi obat dalam bentuk uap atau aerosol. Obat tersebut perlu di rubah menjadi bentuk uap atau aerosol agar dapat bekerja langsung pada bagian alat pernapasan atau paru-paru. Biasanya nebulisasi ini dilakukan dengan melibatkan alat atau bahan seperti nebulizer, tabung tekanan udara, selang oksigen, obat-obatan untuk pernapasan dan NaCl.


Nebulisasi
nebulizer omron


Tindakan Nebulisasi

Tindakan nebulisasi dilakukan elalui beberapa tahapan langkah sebagai berikut :

  • Pertama, persiapkan alat dan bahan yang akan di gunakan dalam tindakan nebulisasi. Alat dan bahan yang perlu disiapkan diantaranya ialah alat nebulizer, tabung tekanan udara, selang oksigen, obat-obatan dan NaCl.
  • Langkah kedua, setelah alat dan bahan di siapkan. Selanjutnya letakkan nebulizer pada permukaan atau bidang yang datar serta kuat. Bidang yang kuat ini diusahakan dapat menahan berat dari nebulizer tersebut. Kemudian lepaskan selang dari nebulizer tersebut.
  • Langkah ketiga, setelah kita menyiapkan nebulizer, selanjutnya kita melakukan cuci tangan. Mencuci tangan dilakukan dibawah air mengalir dengan menggunakan sabun dan teknik 7 langkah mencuci tangan. Setelah tangan di cuci, keringkan tangan dengan menggunakan handuk kering dan bersih.
  • Langkah keempat, setelah kita mencuci tangan, kita hitung dosis obat yang perlu diberikan kepada pasien. biasanya terdapat cup yang digunakan sebagai tempat untuk menaruh obat yang akan diberikan pada pasien. pastikan kita menghitung dosis obat sesuai dengan anjuran atau instruksi dokter.
  • Langkah kelima, setelah kita menghitung dosis obat, selanjutnya kita memasang bagian sungkup atau masker nebulizer pada pasien.
  • Langkah keenam, setelah memasangkan sungkup pada pasien, selanjutnya kita menghubungkan pipa ke mesin nebulizer bagian kompresor dan tutup nebulizer.
  • Langkah ketujuh, setelah menghubungkan pipa, selanjutnya kita hidupkan alat nebulizer ini dengan menekan tombol menyala pada nebulizer. Hal ini dilakukan juga untuk memastikan bahwa alat nebulizer ini dapat bekerja dengan baik.
  • Langkah kedelapan, setelah menyalakan alat nebulizer, selanjutnya memposisikan pasien dalam posisi duduk tegak. Bila pasien tersebut masih anak-anak maka dapat dipangku oleh orangtuanya. Sedangkan untuk pasien dewasa dapat duduk di kursi.
  • Langkah ke sembilan, setelah memposisikan pasien, selanjutnya memasang masker pada tempat yang tepat dan nyaman di bagian wajah pasien. Apabila menggunakan mouthpiece tempatkan mouthpice tersebut pada pertengahan gigi dengan lidah.
  • Langkah ke sepuluh, setelah memasang masker, selanjutnya menganjurkan pasien untuk bernapas melalui mulut. Beritahu pasien agar bernapas seperti biasa atau bernapas normal. Secara berulang anjurkan pasein untuk mengambil napas yang dalam kemudian menahan napas selama 2 sampai 3 detik sebelum napas dilepaskan. Lakukan hal ini secara berulang sampai obat yang ada dalam nebulizer habis. Biasanya obat akan habis dalam waktu 9 sampai dengan 10 menit. Apabila selama terapi ini dilakukan terdapat keluhan pusing atau gelisah, maka sebaiknya tindakan nebulisasi dihentikan untuk sementara. Berikan waktu kepada pasien untuk beristirahat kurang lebih selama 5 menit. Baru kemudian tindakan ini dapat dilakukan kembali.


Sangatlah penting bagi kita untuk selalu menjaga alat nebulizer agar dapat bekerja dengan baik dalam jangka waktu yang lama atau awet. Kemudian selalu bersihkan alat nebulizer beserta bagian lainnya secara berkala. Baiknya alat nebulizer dibersihkan setiap kali setelah digunakan.






oleh : Bidan Rina
Sumber :

  • bahantutorial.blogspot.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :