Obat Nebulizer Combivent

Obat nebulizer combivent merupakan salah satu obat yang digunkan untuk nebulizer. Obat nebulizer combivent merupakan obat yang berisi albuterol (salbutamol) dan ipratropium bromide. Obat nebulizer combivent merupakan obat yang digunakan sebagai terapi pada penyakit saluran napas obstruksi atau sumbatan, seperti penyakit paru – paru obstruksi kronik atau asma. Obat nebulizer ini berkerja dengan melebarkan saluran napas bawah (bronkus). Untuk itu obat ini dapat menangani keluhan napas dan bunyi mengi akan berangsur hilang setelah di lakukan nebulasi dengan combivent.


Seperti obat pada umumnya, obat nebulizer combivent ini bisa menimbulkan efek samping, seperti pusing, berdebar, mual, radang dan iritasi pada tenggorokan serta serak. Selain obat nebulizer combivent ini dapat menimbulkan efek samping tenggorokan terasan kering dan iritasi, hal tersebut di sebabkan karena kandungan ipratropium bromide pada obat yang berfungsi untuk mengurangi lendir saluran napas. Banyaknya efek samping yang dapat di timbulkan maka obat nebulizer combivent ini perlu pengawasan dari dokter.

Obat Asma selain Obat Nebulizer Combivent

Obat nebulizer ventolin
Obat nebulizer ventolin merupakan obat yang memiliki kandungan salbutamo sulfate. Indikasi obat ini yaitu penanganan serta pencegahan terhadap serangan penyakit asma. Penanganan rutin bronkospasma kronik serta tidak memberikan respon pada pengobatandan konvensional asma yang berat dan akut. Obat ini memiliki kontraindikasi dengan keguguran yang bersifat mengancam pada kehamilan ditrimester pertama dan kedua. Penanganan pada persalinan premature misalnya plasenta yang menutupi jalan lahir, pendarahan sebelum melahirkan atau keracunan kehamilan. Efek samping yang dapat di timbulkan adalah sakit kepala, tremor, iritasi mulut, takikardi, dan keram otot serta tenggorokan.

Obat nebulizer flexotide
Obat nebulizer flexotide merupakan obat yang mengandung fluticasone propionate. Obat nebulizer flexotide meredakan dari gejala dan eksaserbasi asma pada penderita yang sebelumnya di terapi dengan menggunakan bronkodilator tunggal atau obat profilaksis yang lain. Efek samping dari obat ini seperti suara serak, kandidiasis pada mulut dan tenggorokan, glukoma, reaksis hipersensitivitas pada kulit, supresi adrenal, bronskospasma paradoksial, penurunan densitas mineral tulang, retardasi pertumbuhan, dan katarak.

Obat nebulizer nacl
Obat nebulizer nachl merupakan obat yang berfungsi untuk membuat encer dahak. Pada penderita penyakit asma yang berat setelah obat inhalasi dengan bronkodilator dapat di lanjutkan dengan nacl menggunakan nebulizer.

Obat nebulizer bisolvon cair
Bisolvon cair merupakan obat yang dapat embuat encer dahak. Dosis yang diberikan untuk orang dewasa sebanyak 10 tetes per 1 cc, sedangkan dosis untuk anak – anak 2 tetes per 5 kg berat badan.

Obat nebulizer pulmicort
Pulmicort merupakan salah satu obat yang digunakan untuk nebulizer. Obat nebulizer pulmicort merupakan kombinasi anti radang dengan obat yang melonggarkan saluran napas. Obat nebulizer pulmicort dapat mengurangi keparahan gejala dan frekuensi eksasebarsi asma. Efek samping yang di timbulkan dari obat ini lebih sedikit daripada menggunakan sistemik kortikosteroid.

Obat nebulizer inflamid
Inflamid merupakan obat yang berfungsi sebagai anti radang yang mengandung benoxaprofen.

Obat nebulizer atroven
Atroven merupakan obat yang berfungsi agar saluran nafas menjadi lega, di dalam obat tersebut mengandung ipratorium bromide. Atrovent termasuk dalam antikolinergik dengan sediaan aerosol yang mempunyai sifat sebagai bronkodilator. Orang yang sudah dewasa atau dengan usia lebih dari 14 tahun diberikan obat ini sebanyak 3 sampai 4 kali dengan dosis 0,4 sampai 2 ml per hari sedangkan pada anak usia 6 sampai 14 tahun diberikan sebanyak 3 sampai 4 kali 0,4 sampai 1 ml per hari.

Obat nebulizer berotex
Obat nebulizer berotex merupakan obat yang berfungsi untuk melonggarkan saluran napas. Dosis yang diberikan pada orang dewasa dan anak > 12 tahun dengan asma akut sebanyak 0,5 ml/10 tetes, sedangkan pada kasus berat berikan dosis sebanyak 1-1,25 ml/ 20 – 25 tetes.







Oleh : Bidan Esi
Sumber:

  • alodokter.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :