Tujuan Nebulizer

Tujuan nebulizer sangatlah baik bagi penderita serangan penyakit asma. Tujuan nebulizer saha satunya yaitu untuk mengencerkan dahak dan mengurangi bahkan mengatasi bronkospasme. Selain itu, tujuan nebulizer yang lainnya yaitu untuk mengurangi sesak pada penderita asma. Secara umumnya, dapat disimpulkan bahwa tujuan nebulizer adalah untuk mengatasi gejala asma yang diderita oleh pasien. Dengan menggunakan terapi nebulizer, tujuan nebulizer dapat membantu dalam menormalkan kembali saluran pernapasan yang terganggu akibat adanya lendir atau dikarenakan sesak nafas.

Informasi harga dan pembelian ALAT NEBULIZER klik disini

tujuan nebulizer
 Nebulizer omron NE-C28

tujuan nebulizer
  Nebulizer omron NE-C801

tujuan nebulizer
 Nebulizer Philips

tujuan nebulizer
Nebulizer portable Polygreen


Terapi ini dinilai lebih efektif dalam mengatasi gejala penyakit asma dikarenakan dengan menggunakan terapi nebulizer obat dapat diberikan langsung pada tempat atau sasarannya, sehingga obat akan lebih cepat tersampaikan dan reaksi yang diberikan obat lebih cepat. Dalam menggunakan terapi nebulizer, pada umumnya dosis yang diberikan rendah. Hal tersebut dilakukan agar dapat menurunkan absorpsi sistemik dan efek samping sistemik. Terapi nebulizer merupakan salah satu metode yang paling banyak digunakan untuk mengatasi serangan penyakit asma.

Tujuan Nebulizer dan Indikasi Obat Nebulizer

Indikasi yang diberikan dari obat nebulizer yaitu untuk sesak napas kronik, pilek, batuk dan gangguan saluran pernapasan. Selai itu, indikasi nebulizer yang lainnya yaitu untuk memberikan pengobatan secara langsung tepat pada saluran pernapasan untuk mengatasi bronkospasme akut, sesak napas dan batuk, peningkatan produksi mukus, epiglotitis, dan pada saat dilakukan pemeriksaan fisik terdengar suara pada kedua lapang paru-paru. Indikasi yang diberikan dari perawatan dengan menggunakan nebulizer yaitu peningkatan produksi sekret, pnemonia (kongesti) atau atelataksis dan rasa tekan di dada.

Terapi nebulizer dilakukan dengan menggunakan alat nebulizer, dimana alat nebulizer tersebut memiliki fungsi untuk mengubah obat nebulizer yang berbentuk cairan menjadi uap obat untuk dihirup oleh pasien. Alat nebulizer dapat digunakan untuk mengatasi masalah saluran pernapasi seperti sebagai berikut:
  • Asma dan sinusitis, yang ditandai dengan terdengarnya bunyi ketika menarik nafas dan nafas sesak.
  • Alergi yang dapat menyebabkan batuk-batuk, pilek dan beberapa gejala lain yang menuju ke serangan penyakit asma atau sinusitis
  • Pilek atau hidung tersumbat
  • Batuk, alat nebulizer untuk mengatasi batuk bertujuan untuk mengeluarkan lendir di paru-paru atau dada serta untuk mengencerkan dahak sehingga saluran pernapasan akan lebih lega.
Selain indikasi nebulizer yang telah dijelaskan diatas, terdapat pula kontraindikasi yang perlu diperhatikan. Beberapa kontraindikasi yang disebabkan oleh nebulizer yaitu seperti takikardia atau peningkatan frekuensi nadi, autonomic hiperrefleksia atau tekanan darah tinggi dan riwayat yang tidak baik dari pengobatan.

Selain kontraindikasi yang telah disebutkan diatas, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu kerusakan atau komplikasi-komplikasi yang mungkin akan terjadi pada pemberian nebulizer yaitu:
  • Pemberian obat yang kurang karena malfungsi yang terjadi akibat alat tersebut
  • Iritasi pada saluran pernapasan atau spasme bronkus
  • Penambahan gas yang terjadi pada ventilator sirkuit dari nebulizer dapat menyebabkan peningkatan volume, aliran dan tekanan puncak saluran udara.
  • Penambahan gas pada ventilator dari nebulizer juga dapat menyebabkan kipas pada ventilator tidak berjalan selama proses nebulasi akan dimulai.
  • Henti napas
  • Dosis yang diberikan kurang tepat dikarenakan dalam penggunaan alat maupun teknik yang digunakan kurang tepat.
  • Efek yang tidak baik pada sistem sekunder dari penyerapan obat tersebut dapat terjadi akibat dari tingginya pemberian dosis dari beta agonis. Pada pasien yang mengalami kelebihan dosis, hipokalemia atrial atas ventrikular disritmia dapat ditemukan.
  • Penampilan karakter dari ventilator terhadap sensitifitas sistem alarm dapat dipengaruhi oleh alat aerosol atau adapter dan teknik penggunaanya.




Oleh : Bidan Sulis
Sumber:
  • alatnebulizer.com
  • elyernawati.blogspot.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :