Ventolin Nebulizer

Ventolin nebulizer merupakan salah satu obat nebulizer yang dapat digunakan untuk mengobati dan mengatasi penyakit asma. Ventolin nebulizer merupakan sebuah obat yang memiliki kandungan salbutamol dimana zat tersebut sangatlah berguna untuk mengatasi gejala penyakit asma yang diderita. Dalam menggunakan ventolin nebulizer tentunya akan terdapat efek samping yang diakibatkannya seperti sakit kepala, takikardi, kram otot, iritasi mulut dan tenggorokan, dan tremor. Untuk meringankan gejala asma yang diderita tentunya kita membutuhkan obat nebulizer untuk mengatasinya. Salah satu obatnya yaitu ventolin nebulizer dimana obat tersebut dapat digunakan untuk semua umur, tentunya sesuai dengan dosis yang dianjurkan.


Ventolin Nebulizer
omron nebulizer


Dosis Ventolin Nebulizer

Pada umumnya ventolin nebulizer dapat digunakan untuk semua umur namun tentunya dosis yang diberikan akan berbeda-beda. Dosis awal ventolin nebulizer yang diberikan untuk anak-anak dan dewasa yaitu sebanyak 2,5 mg kemudian dosis tersebut dapat ditingkatkan hingga 5 mg. Untuk pemberian obat nebulizer tersebut dapat diulangi sebanyak 4 kali dalam sehari. Bagi pasien yang mengalami obstruksi saluran napas berat untuk pemberian dosis ventolin nebulizer dapat ditingkatkan sampai 40 mg per hari. Untuk lebih jelasnya lagi, dalam pemberian dosis ventolin nebulizer sebaiknya lakukanlah konsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk mengetahui dosis yang sesuai bagi pasien.

Selain ventolin nebulizer, masih terdapat obat nebulizer lain yang dapat digunakan. Hal ini sangat berguna apabila pasien yang menderita asma tidak dapat menggunakan ventolin sebagai obat nebulizernya. Obat nebulizer yang lainnya yaitu:

  • Bisolvon cair

Bisolvon cair merupakan obat nebulizer yang memiliki khasiat untu mengencerkan dahak, sehingga dahak mudah dikeluarkan dan saluran pernapasan akan terasa lega. Untuk mengkonsumsi obat ini, dosis yang diberikan pada umumnya yaitu untuk orang dewasa 10 tetes/1 cc, sedangkan dosis sebanyak 2 tetes/5 kg BB diberikan untuk anak-anak.

  • Berotex

Berotex yaitu obat nebulizer yang berfungsi untuk melonggarkan saluran pernapasan. Untuk mengkonsumsi obat ini, dosis yang dianjurkan untuk anak-anak yang berusia lebih dari 12 tahun dan orang dewasa yang memiliki asma akut berat yaitu sebanyak 0,5 ml/10 tetes, sedangkan untuk kasus yang lebih berat pemberian dosis dapat ditingkatkan sesuai dengan anjuran dokter.

  • Fexotide

Obat nebulizer fexotide memiliki fungsi untuk meredakan gejala asma pada pasien. Dalam obat ini memiliki kandungan fluticasone propionate yang sangat bermanfaat dalam mengatasi gejala penyakit asma. Dalam menggunakan obat nebulizer ini terdapat beberapa efek samping yang harus diperhatikan yaitu suara serak, hipersensitivitas pada kulit, retardasi pertumbuhan, bronkospasme paradoksial, kandidiasis pada mulut dan tenggorokan, katarak, supresi adrenal, glukoma dan penurunan densitas tulang. Dosis yang pada umumnya dianjurkan untuk mengkonsumsi obat ini yaitu bagi anak remaja yang berusia lebih dari 16 tahun dan untuk orang dewasa yaitu 500 – 2000 mcg sebanyak 2 kali dalam sehari.

  • Atroven nebulizer

Atroven nebulizer merupakan sebuah obat nebulizer yang memiliki kandungan ipratropium bromide. Obat nebulizer ini memiliki fungsi untuk melonggarkan saluran pernapasan sehingga udara akan lebih leluasa keluar masuk dalam saluran pernapasan. Obat nebulizer ini termasuk ke dalam obat antikolinergik yang berbentuk aerosol dan memiliki sifat bronkodilator. Untuk mengkonsumsi obat ini, dosis yang disarankan sebanyak 0,4 – 2 ml/hari sebanyak 3 – 4 kali dalam sehari diberikan untuk orang dewasa, sedangkan dosis atroven nebulizer sebanyak 0,4 – 1 ml/hari sebanyak 3 – 4 kali dalam sehari diberikan untuk anak-anak yang berusa 6 – 14 tahun.







Oleh : Bidan Slis
Sumber:

  • alatnebulizer.com
  • apotikantar.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :