Cara Pemberian Nebulizer

Cara pemberian nebulizer dilakukan dengan cara menggunakan alat-alat atau bagian-bagian dari nebulizer tersebut. Alat-alat bantu bagian nebuizer itu sendiri terdiri dari sungkup, selang nebulizer, alat kompressor dan lain sebagainya. cara pemberian nebulizer sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan. Cara pemberian nebulizer untuk pertama kali dapat dilakukan dengan meminta bantuan kepada tenaga kesehatan yang dapat mengoperasikannya seperti dokter, perawat, bidan dan lainnya. Kemudian orangtua atau pun orang tersekat dari pasien yang akan melakukan rawat jalan diberitahukan cara penggunaan alat tersebut.


Cara Pemberian Nebulizer
Nebulizer kompresor Philips

Nebulizer kompresor Philips


Atau tidak, sebelum kita memberikan terapi melalui nebulizer, kita membaca terlebih dahulu aturan penggunaan dari alat nebulizer tersebut. Biasanya setiap alat nebulizer yang baru akan di sertai dengan manual book, yaitu buku panduan pemeliharaan dan cara penggunaan alat nebulizer.

Untuk lebih lengkapnya, cara pemberian nebulizer diberikan melalui langkah sebagai berikut :
  • Pertama-tama ialah mempersiapkan obat yang akan diberikan pada pasien dengan menggunakan bantuan alat nebulizer. Sebelum memberikan obat tersebut melalui nebulizer, perlu kita pelajari terlebih dahulu tentang dosis yang diberikan pada pasien tersebut.
  • Setelah obat disipakan, selanjutnya kita menyiapkan nebulizer cup atau cangkir untuk memasukan obat. Masukkan obat sesuai dengan takaran dosis obat yang dianjurkan oleh dokter.
  • Kemudian kits siapkan corong mulut atau masker dan alat kompresor. Sebelumnya kita telah mengecek kebersihan dari alat kompresor nebulizer ini.
  • Setelah itu, mengisi cup nebulizer dengan obat yang telah diresepkan oleh dokter.
  • Selanjutnya kita menghubungkan masker atau corong mulut untuk kemudian menganjurkan pasien untuk bernapas dengan menggunakan mulut bila menggunakna nebulizer dengan corong. Bila menggunakan masker dapat mengambil napas lewat hidung atau mulut. Lakukan hal ini sampai obat di dalam cup nebulizer habis.
  • Setelah obat habis, lepaskan corong atau masker nebulizer, lalu bersihkan corong atau cup nebulizer dengan menggunakan air bersih. Setelah itu, corong atau masker tersebut dapat dikeringkan dan disimpan untuk pengobatan selanjutnya.

Cara Pemberian Nebulizer dan Obatnya

Cara pemberian nebulizer ini tidak lepas dari obat yang digunakan untuk nebulisasi. Pada umumnya terdapat beberapa obat yang sering digunakan dalam tindakan pemberian obat melalui nebulizer yaitu sebagai berikut :

Combivent

Combivent merupakan salah satu obat yang diberikan melalui alat nebulizer. Combivent ini mengandung salbutamol dan ipratropium bromide. Biasanya obat ini digunakan untuk pengobatan penyakit saluran pernapasan yang mengalami hambatan atau obstruksi jalan napas. Sehingga pada keadaan ini paling tepat diberikan obat combivent agar saluran pernapasan dapat menjadi lega sehingga memudahkan udara untuk keluar masuk.

Ventolin

Obat ventolin ini mengandung salbutamol sulfate yang dapat melergakan saluran pernapasan. Biasanya obat ini digunakan untu menangani serta mencegah terjadinya serangan dari penyakit asma. Obat ini paling sering digunakan pada kasus bronkospasma kronik seperti pada asma berat dan asma akut. Obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan oleh ibu hamil yang berpotensi untuk mengalami keguguran atau abortus terutama pada kehamilan trimester pertama dan trimester kedua. Efek samping yang dapat terjadi dari penggunaan obat ini ialah tremor, takikardi, iritasi mulut, keram otot dan tenggorokan, dan sakit kepala.

Flexotide

Obat ini mengandung fluticasone propionate. Obat ini dapat meredakan gejala dan eksaserbasi asma. Obat ini juga dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti kandidiasis pada mulut, suara yang serak, kandidiasis pada tenggorokkan, reaksi hipersensitivitas pada bagian kulit, glukoma, bronkospasma paradoksial, dan lain-lain.



Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • alodokter.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :