Dosis Obat Nebulizer

Dosis obat nebulizer akan berbeda-beda terhadap setiap obat nebulizer yang akan diberikan. Dosis obat nebulizer haruslah diberikan dengan sesuai anjuran yang telah ditentukan. Maka dari itu untuk mengetahui dosis obat nebulizer yang tepat sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Biasanya dosis obat nebulizer akan diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa obat nebulizer beserta dosis obat nebulizer.

Informasi harga dan pembelian ALAT NEBULIZER klik disini

 Nebulizer philips

Nebulizer portable Polygreen

Dosis Obat Nebulizer
nebulizer omron


Beberapa Dosis Obat Nebulizer

Ventolin

Obat nebulizer ventolin merupakan sebuah obat yang sering digunakan untuk mengatasi serangan penyakit asma. Obat nebulizer memiliki indikasi untuk mengatasi dan mencegah terjadinya serangan asma. Di dalam obat nebulizer ini terdapat kandungan salbutamol sulfonate yang sangat berperan penting dalam mengatasi serangan penyakit asma. Dosis dari obat nebulizer ini pada umumnya bagi anak-anak dan dewasa pada awalnya dapat diberikan 2,5 mg kemudian dosis obat nebulizer tersebut dapat ditingkatkan sampai 5 mg tergantung dari kebutuhan pasien. Pemberian obat ini dapat dilakukan sebanyak 4 kali dalam sehari dengan menggunakan nebulizer. Dalam menggunakan obat nebulizer ini terdapat beberapa efek samping yang harus diperhatikan yaitu takikardi, sakit kepala, tremor, kram otot, iritasi mulut dan tenggorokan.

Berotex

Berotek merupakan salah satu jenis obat nebulizer yang memiliki kegunaan atau fungsi untuk melonggarkan saluran pernapasan. Dosis dari obat nebulizer ini pada umumnya dapat diberikan sebanyak 0,5 ml/10 tetes untuk dewasa dan anak-anak diatas 12 tahun yang memiliki asma akaut berat. Untuk kasus yang berat, dalam pemberian dosis obat nebulizer ini dapat ditingkatkan sebesar 1 – 1,25 ml/20 tetes mungkin diperlukan.

Pulmicort

Selain kedua obat nebulizer diatas, pulmicort juga merupakan salah satu obat nebulizer yang dapat digunakan oleh pasien penderita penyakit asma. Pulmicort adalah obat nebulizer yang merupakan kombinasi antara obat anti radang dengan obat yang berfungsi untuk melonggarkan sakuran pernapasan. Di dalam obat nebulizer ini terdapat kandungan zat aktif yang disebut dengan budesonide. Dalam menentukan dosis untuk penggunaan obat ini sebaiknya lakukanlah konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Fexotide

Fexotide merupakan obat nebulizer yang memiliki kandungan zat fluticasone propionate. Obat nebulizer ini memiliki indikasi untuk meredakan gejala asma dan eksaserbasi asma pada pasien yang sebelumnya telah melakukan terapi dengan menggunakan bronkodilator saja atau dengan terapi profilaksis. Dalam pemberian dosis obat nebulizer ini biasanya untuk anak remaja yang berumur lebih dari 16 tahun dan dewasa dapat diberikan sebesar 500 – 2000 mcg sebanyak 2 kali sehari. Dalam penggunaan obat ini terdapat efek samping obat yang harus diperhatikan sperti rekasi hipersensitivitas pada kulit, kandidiasis pada mulut dan tenggorokan, suara serak, supresi adrenal, retardasi pertumbuhan, bronkospasme paradoksial, katarak, glukoma, dan penurunan densitas tulang.

Bisolvon cair

Bisolvon cair juga merupakan salah satu obat nebulizer yang dapat digunakan. Obat nebulizer ini memiliki fungsi untuk mengencerkan dahak. Dosis obat nebulizer yang biasanya dianjurkan untuk obat nebulizer ini yaitu untuk anak-anak sebanyak 2 tetes/5 kg berat badan, sedangkan bagi orang dewasa yaitu sebanyak 10 tetes/1 cc.

Dalam menentukan dosis obat nebulizer haruslah berhati-berhati. Pemberian dosis setiap obat nebulizer tentunya akan berbeda-beda, maka dari itu sangatlah penting sebelum menggunakan obat nebulizer dan menerapkan dosis obat nebulizer lakukanlah konsultasi dengan dokter. Dengan melakukan konsultasi terlebih dahulu, pemberian dosis obat nebulizer dapat ditentukan sesuai dengan keparahan atau kebutuhan pasien yang menderita penyakit asma.




Oleh : Bidan Sulis
Sumber:
  • alatnebulizer.com
  • apotikantar.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :