Obat Nebulizer Ventolin

Obat nebulizer ventolin merupakan salah satu obat yang digunakan dalam pemberian terapi pada pasien dengan gangguan pada sistem pernapasan. Obat nebuizer ventolin ini mampu membuat saluran pernapasan yang mengalami penyembitan atau kontriksi menjadi lebar. Sehingga aliran udara dalam saluran pernapasan pasien tersebut dapat berjalan dengan lancar. Obat nebulizer ventolin mengandung salbutamol yang dapat melegakan pernapasan. Selain itu biasanya kandungan dari obat ventolin seperti salbutamol ini digunakan dalam pengobatan penyakit asma. Pada dasarnya obat ini digunakan untuk pengobatan penyakit asma. Penyakit asma ini merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan dan dapat terjadi secara tiba-tiba.


Informasi harga dan pembelian ALAT NEBULIZER klik disini

 Alat nebulizer ABN kompresor

 Alat nebulizer ABN ultrasonic portable

Alat nebulizer Omron kompresor

Obat Nebulizer Ventolin
Alat nebulizer omron ultrasonic


Apabila terjadi serangan asma secara tiba-tiba maka dapat ditanggulangi dengan menggunakan obat nebulizer ventolin. Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya bahwa penyakit asma ini menyerang saluran pernapasan, membuat saluran pernapasan menjadi sempit, sehingga aliran udara terhambat. Dan pada akhirnya pasien yang mengalami serangan asma menjadi kesulitan dalam bernapas. Terkadang pada saat terjadinya serangan asma, pasien berusaha untuk terus dapat mengambil napas, sehingga pada saat pasien tersebut bernapas, terdengar bunyi atau suara dari pernapasannya.

Efek Samping Obat Nebulizer Ventolin

Efek samping obat nebulizer ventolin dapat saja terjadi pada saat obat tersebut diberikan melalui alat nebulizer. Efek samping ini biasanya muncul apabila obat tersebut digunakan dalam dosis yang tinggi, selain itu terdapat reaksi obat yang bersifat negatif dengan tubuh pasien. Efek samping obat nebulizer ventolin ini diantarnya ialah kram otot, tremor, iritasi tenggorokan dan mulut, sakit kepala, dan takikardi. Begitu efek samping tersebut terasa, maka sebaiknya hentikan pengobatan untuk sementara waktu sampai keadaan yang dialami dari efek samping obat ventolin berhenti.

Disamping itu terdapat pengaruh terhadap penggunaan obat ini, sehingga obat ini harus di gunakan dengan hati-hati khususnya pada pasien dengan tirotoksikosis, glaukoma sudut tertutup akut,  dan pada penderita asma berat apaila obat ini digunakan bersamaan dengan obat lain seperti diuretikn steroid, derivat xantin. Selain itu juga pada pasien dengan kasus hipokalemia, ibu hamil, ibu menyusui juga harus diperhatikan dengan betul penggunaan dari obat ini. Dan waspada jangan sampai obat ini terkontak dengan mata karena dapat menimbulkan infeksi mata.

Penggunaan ventolin ini biasanya digunakan untuk mengobati penyakit asma. Begitu serangan asma datang, pasien dapat diberikan obat ventolin. Obat ventolin dimasukkan ke dalam cup nebulizer kemudian di campur dengan larutan NaCl untuk di rubah menjadi uap. Nebulizer tersebut berperan mengubah obat dari sediaan larutan menjadi sediaan uap. Atau mengubah partikel yang besar ke partikel yang lebih kecil lagi.

Obat ventolin ini cukup efektif dalam menangani serangan asma serta mencegah serangan asma tersebut terjadi kembali. Serangan asma menjadi suatu hal yang menakutkan bagi penderita penyakit asma. Pasalnya serangan asma ini dapat membuat orang yang menderita penyakit asma tersebut menjadi kesulitan dalam bernapas. Kesulitan dalam bernapas membuat suplai oksigen ke seluruh jaringan berkurang. Apabila suplai oksigen ini berkurang terutama pada daerah otak, maka dapat membuat pasien tersebut menjadi pingsan.

Tindakan pertolongan segera pada serangan asma ini harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Dikarenakan serangan asma ini dapat berpotensi ke arah kematian akibat hipoksia atau kekurangan oksigen. Seperti yang kita ketahui bahwa oksigen merupakan sumber kehidupan. Apabila oksigen berkurang di dalam tubuh, maka selain membuat kesulitan bernapas juga dapat membuat gangguan pada sistem tubuh lainnya.



Oleh : Bidan Sulis
Sumber :
  • alodokter.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :