Pengertian Inhaler

Pengertian inhaler ialah alat dan obat untuk mengobati penyakit asma. Inhaler merupakan sebuah alat yang tidak asing di dengar. Terdapat beberapa pengertian inhaler yang kita ketahui. Pengertian inhaler yang umumnya diketahui oleh kita yaitu sebuah alat yang digunakan untuk mengatasi serangan penyakit asma. Pengertian inhaler sama dengan pengertian nebulizer, dikarenakan nebulizer juga merupakan jenis inhaler. Pengertian inhaler dan nebulizer hanya berbeda dari alat yang digunakan, di dalam pengertian inhaler alat yang digunakan yaitu inhaler yang biasanya digunakan untuk mengatasi serangan asma secara inhalasi dan inhaler memiliki bentuk alat yang kecil, sedangkan nebulizer adalah alat yang memiliki bentuk yang cukup besar dan biasanya banyak digunakan di rumah.

Informasi harga dan pembelian ALAT NEBULIZER klik disini

pengertian inhaler
 Nebulizer kompresor ABN

pengertian inhaler
 Nebulizer portabel ultrasonic ABN

pengertian inhaler
 Nebulizer kompresor Omron

Pengertian Inhaler
Nebulizer ultrasonik polygreen


Inhaler merupakan sebuah alat yang digunakan untuk penggunaan obat secara inhalasi. Berdasarkan Farmakope Indonesia Edisi IV (FI IV) inhaler merupakan sediaan obat atau larutan suspensi yang terdiri atas satu atau lebih bahan obat yang diberikan melalui saluran pernapasan mulut atau hidung untuk memperoleh efek lokal atau sistemik. Pada umumnya penggunaan inhaler ditujukan untuk penggunaan obat asma atau Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), dengan menggunakan cara ini obat akan lebih mudah masuk ke dalam saluran pernapasan, kemudian ke paru-paru sehingga dapat bekerja lebih cepat untuk mengatasi serangan penyakit asma dan mengurangi efek sampingya.

Pengertian Inhaler dan Jenis Inhaler

Pada umumnya inhaler dibedakan menjadi 3 jenis yang didasarkan dari bentuk obat yang dibawanya. Jenis inhaler tersebut yaitu sebagai berikut:

Aerosol Inhaler
Aerosol yang memiliki kandungan zat aktif pada aerosol inhaler tersuspensi dalam propelan. Propelan adalah suatu gas inert yang memiliki tekanan yang berfungsi sebagai pendorong. Pada saat alat ditekan, maka propelan akan mendorong beberapa dosis obat dalam satu hembusan, bersamaan dengan itu pengguna harus menarik napas dalam agar obat terbawa masuk kedalam saluran pernapasan. Terdapat beberapa macam aerosol inhaler salah satunya yaitu spacer. Cara menggunakan spacer antara lain sebagai berikut:
  • Buka tutupnya, kemudian kocok tabung inhaler (3-4 kali).
  • Pasang tabung pada spacer, di bagian yang berlawanan dengan masker.
  • Pasang masker menutupi mulut dan hidung, pastikan tertutup dengan baik.
  • Semprotkan 1 puff obat kedalam spacer, biarkan sampai 6 tarikan napas.
  • Tunggu selama satu menit.
  • Ulangi lagi langkah 4-5 jika dibutuhkan lebih dari 1 puff.
  • Setelah selesai, cuci muka dan berkumur dengan air jika menggunakan inhaler yang mengandung kortikosteroid.

Dry Powder Inhaler
Jenis inhaler ini zat aktifnya berada dalam bentuk serbuk kering yang kemudian akan tertarik masuk ke dalam paru-paru saat menarik napas. Dalam jenis inhaler ini tidak terdapat propelan. Salah satu jenis dry powder inhaler yaitu turbohaler. Untuk menggunakan turbohaler cara penggunaanya yaitu sebagai berikut:
  • Buka tutupnya, pegangtur bohaler dalam posisi berdiri.
  • Putar sejauh mungkin bagian pegangan yang berwarna, kemudian putar balik sampai terdengar bunyi klik.
  • Bernapaslah di luar alat.
  • Masukkan alat kedalam mulut, dan kunci diantara gigi, tutup mulut rapat-rapat. Tarik napas dengan kuat dan dalam lewat mulut.
  • Keluarkan alat dari mulut sebelum membuang napas.
  • Selalu cek strip indikatornya, untuk mengetahui berapa dosis yang tersisa.
  • Setelah selesai, cuci muka dan berkumur dengan air jika menggunakan inhaler yang mengandung kortikosteroid.

Nebulizer
Pada nebulizer, zat aktifnya berada dalam bentuk uap. Untuk menggunakannya dibutuhkan mouthpiece atau masker untuk menghirup uap obat. Tidak dibutuhkan koordinasi pada penggunaan inhaler jenisini, hanya perlu bernapas seperti biasa dan uap akan terhirup bersama tarikan napas.




Oleh : Bidan Sulis
Sumber:
  • storiku.wordpress.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :