Alat Uap Asma Nebulizer (Cara Penggunaan)

Alat uap asma salah satunya ialah nebulizer. Nebulizer sering digunakan bersamaan dengan obat asma. Obat asma dalam bentuk cair diubah menjadi bentuk uap agar mudah dihirup melalui paru-paru. Alat uap asma nebulizer ini merupakan alat uap asma yang populer dibandingkan dengan yang lainnya. Selain nebulizer, alat uap asma lainnya ialah inhaler. Namun,   inhaler merupakan alat uap sekaligus obat asma karena di dalam inhaler terkandung obat asma. Berbeda halnya dengan nebulizer, nebulizer hanya berupa alat dan obatnya terpisah dari alat nebulizer.

Informasi harga dan pembelian ALAT NEBULIZER klik di sini

 Nebulizer kompresor Omron NE-C801

 Nebulizer kompresor Philips

Nebulizer ultrasonic portabel Polygreen

alat uap asma
Nebulizer kompresor Omron NE-C28 


Alat Uap Asma Nebulizer

Alat uap asma nebulizer mudah ditemui dan didapatkan di toko alat-alat kesehatan. Alat nebulizer dapat mengubah obat asma dalam bentuk cair menjadi bentuk uap. Uap inilah yang kemudian diisap oleh penderita asma untuk mengatasi penyakit asma yang dideritanya.

Untuk menggunakan nebulizer, Anda memerlukan perlengkapan berikut ini:
  • Kompresor udara;
  • Nebulizer cup;
  • Masker atau corong;
  • Obat (baik satuan botol dosis atau botol dengan alat ukur);
  • Tubing kompresor.
Untuk menggunakannya, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  • Tempatkan kompresor udara pada permukaan yang kokoh yang akan mendukung berat dari nebulizer tersebut. Pasang kabel dari kompresor ke dalam (tiga jalur) listrik;
  • Sebelum pengobatan asma, mencuci tangan dengan sabun dan air, pastikan tangan benar-benar kering;
  • Hati-hati mengukur dosis obat lakukan persis seperti yang telah diperintahkan oleh dokter dan menempatkan obat ke dalam cangkir nebulizer. Kebanyakan obat asma pada masa sekarang ini digunakan untuk sekali pakai atau untuk satu dosis sehingga  menentukan takaran atau dosis obat pun tidak perlu dilakukan. Jika obat yang tersedia menuntut Anda untuk mengukur dosis, maka gunakan alat pengukur takaran yang bersih dan terpisah untuk masing-masing obat;
  • Memasang cangkir nebulizer dan masker atau corong;
  • Hubungkan pipa untuk kedua kompresor aerosol dan nebulizer cup;
  • Hidupkan kompresor untuk memastikan kompresor bekerja dengan benar. Anda akan melihat kabut cahaya yang datang dari belakang tabung berlawanan corong;
  • Duduk tegak di kursi yang nyaman. Jika perawatan ini dilakukan untuk anak Anda, anak Anda dapat mengambil posisi duduk di pangkuan Anda. Jika Anda menggunakan masker, posisi itu nyaman dan aman di wajah Anda atau anak Anda. Jika Anda menggunakan corong, tempatkan antara Anda atau anak Anda di antara gigi dan  bibir di sekitarnya;
  • Mengambil napas secara perlahan dan dalam-dalam. Jika mungkin, tahan setiap napas selama 2-3 detik sebelum napas keluar. Hal ini memungkinkan obat untuk menetap dalam saluran pernapasan;
  • Lanjutkan pengobatan sampai obat itu habis (rata-rata obat akan habis dalam kurun waktu 10 menit). Pada saat digunakan, nebulizer akan membuat suara sputtering, dan di dalam mangkuk obat akan hanya ada sedikit obat yang tersisa;
  • Jika pasien merasa pusing atau gelisah, maka hentikan pengobatan selama sekitar 5 menit. Lanjutkan pengobatan, dan mencoba untuk bernapas lebih lambat. Jika pusing atau gelisah terus menjadi masalah semasa perawatan dilakukan, maka lakukan rujukan pada tingkat fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih tinggi.
Demikianlah beberapa langkah penggunaan alat nebulizer. Hal terpenting yang harus diperhatikan ialah, kita harus memastikan  alat nebulizer bekerja dengan baik dan tidak ada sisa obat di dalam cup nebulizer sehingga obat asma dalam cup nebulizer terisap secara sempurna.



Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: webmd.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :