Dosis Obat Nebulizer untuk Dewasa

Dosis obat nebulizer untuk dewasa bergantung pada jenis penyakit dan obat yang digunakan. Umumnya nebulizer digunakan bersamaan obat asma atau obat gangguan pernapasan lainnya. Dosis obat nebulizer untuk dewasa pun bervariasi.  Namun,   umumnya dosis obat nebulizer untuk dewasa lebih besar dibandingkan untuk anak-anak atau bayi. Hal ini dikarenakan efektivitas setiap obat yang digunakan bersamaan dengan nebulizer akan berbeda terhadap anak-anak dan dewasa sehingga pada umumnya orang dewasa memerlukan dosis yang lebih besar dibandingkan dengan anak-anak.



dosis obat nebulizer untuk dewasa
Nebulizer Omron

Dosis Obat Nebulizer untuk Dewasa dan Anak (Obat Ventolin)

Obat ventoline untuk nebulizer terdiri dari dua kemasan yang memiliki dosis berbeda. Obat pertama ialah ventolin dengan dosis 2,5 mg dan yang kedua ialah ventolin dengan dosis 5 mg. Ventolin untuk nebulizer tersedia dalam kemasan ampul plastik berisi 2,5 ml steril 0,1% atau 0,2% b / v salbutamol (sebagai Salbutamol Sulfat BP) di salin normal. Obat ini digunakan sebagai cairan untuk inhalasi melalui nebulizer.

Ventolin Nebules ditunjukkan pada orang dewasa, remaja dan anak-anak berusia 4 hingga 11 tahun. Ventoline nebules ini berisikan salbutamol. Salbutamol adalah selektif β2-agonis menyediakan short-acting (4-6 jam) bronkodilatasi dengan onset cepat (dalam waktu 5 menit) pada obstruksi saluran napas reversibel. Ventolin Nebules diindikasikan untuk digunakan dalam pengelolaan rutin bronkospasme kronis tidak responsif terhadap terapi konvensional, dan dalam pengobatan asma berat akut.

Ventolin Nebules digunakan untuk penggunaan inhalasi saja, untuk dihirup melalui mulut, di bawah pengawasan dokter, dengan menggunakan nebulizer yang sesuai. Cairannya tidak harus disuntik atau ditelan. Dosis obat nebulizer untuk dewasa dan anak-anak seperti ventoline nebules yaitu :
  • Dewasa (termasuk orang tua): 2,5 mg sampai 5 mg salbutamol empat kali sehari hingga 40 mg per hari dapat diberikan di bawah pengawasan medis yang ketat di rumah sakit;
  • Anak-anak berusia 12 tahun ke atas: Dosis per populasi orang dewasa;
  • Anak-anak berusia 4-11 tahun: 2,5 mg sampai 5 mg hingga empat kali sehari. Bentuk farmasi lain mungkin lebih tepat untuk pemberian pada anak-anak di bawah usia 4 tahun;
  • Bayi di bawah 18 bulan tua: khasiat klinis salbutamol nebulised pada bayi di bawah 18 bulan tidak pasti. Pada bayi bisa terjadi hipoksia transient sehingga pemberian terapi oksigen tambahan harus dipertimbangkan.


Ventolin Nebules digunakan dalam dosis tunggal (tidak dicampur bersamaan dengan obat lainnya). Namun, jika waktu pemberiannya lama (lebih dari 10 menit) diperlukan cairan pengencer dengan saline steril normal.

Kontraindikasi penggunaan ventoline ini ialah pada penderita hipersensitivitas terhadap zat aktif atau salah satu bahan pengisi ventoline. Formulasi non-IV dari salbutamol tidak boleh digunakan untuk mengatasi persalinan prematur atau aborsi imminens.

Ventolin Nebules harus digunakan bersamaan nebulizer untuk dihirup melalui mulut, dan tidak harus disuntikkan atau ditelan. Bronkodilator seharusnya tidak menjadi satu-satunya atau utama pengobatan pada pasien dengan asma berat atau tidak stabil. asma berat membutuhkan penilaian medis yang teratur, termasuk pengujian fungsi paru-parukarena  pasien berada pada risiko serangan yang parah dan bahkan kematian. Dokter harus mempertimbangkan menggunakan maksimum yang disarankan dosis kortikosteroid inhalasi dan/atau terapi kortikosteroid oral pada pasien ini.

Pasien yang menerima pengobatan di rumah harus mendapat petunjuk medis jika pengobatan dengan Ventolin Nebules kurang efektif. Untuk dosis dan frekuensi pemberian dapat ditingkatkan sesuai dengan petunjuk dokter.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: medicines.org.uk



Terima kasih untuk Like/comment FB :